Bertemu Walikota Sukabumi, Desy Ratnasari Inisiasi Dibentuknya PUSPAGA

24

Fraksipan.com – Dalam pertemuannya dengan walikota Sukabumi, Hj. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi menginisiasi untuk segera dibentuknya PUSPAGA baik di kota maupun di kabupaten Sukabumi. Keberadaan lembaga-lembaga yang ada seperti P2TP2A, Dinas PPA kota Sukabumi, Dinas Sosial Kota Sukabumi yang dirasakan berdampak langsung terhadap penanganan kasus kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di kota Sukabumi. Hal ini dirasa dapat mendukung terbentuknya PUSPAGA di kota Sukabumi sehingga sinergitas diantara lembaga-lembaga yang melindungi perempuan dan anak dapat menjadi solid dan kuat dalam menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota sukabumi.

Keluarga merupakan tempat dimana anak-anak berkumpul dan di lindungi. PUSPAGA memberikan bantuan konseling dan psikologis yang tentunya dapat bersinergi dengan lembaga lembaga lain dalam pemulihan/healing terhadap perempuan dan anak. Pusat pembelajaran keluarga memberikan edukasi bagi seluruh keluarga yang tidak hanya terkait terhadap kekerasan perempuan dan anak, namun ketahanan keluarga dalam membentuk anak-anak menjadi anak yang tangguh, bertanggung jawab dan mandiri.

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan Kementerian PPPA ibu Rohika Kurniadi mengungkapkan bahwa harapan untuk kota layak anak segera meningkat menjadi status Nindya kota sukabumi perlu melakukan beberapa program prioritas agar dapat segera mewujudkan kota ramah anak seperti yang diamanatkan oleh kementerian PPPA. Adapun beberapa prioritas itu sejalan dengan salah satu terbentuknya PUSPAGA yang dapat direalisasikan baik dikota maupun kabupaten Sukabumi.

Dalam visi dan misi pemerintahan kota Sukabumi berbasis kepada ketahanan keluarga. Hal ini dilakukan pemerintah kota Sukabumi karena sangat concern dengan apa yang terjadi belakangan ini dilingkungan masyarakat kota Sukabumi. Keluarga merupakan tempat perlindungan bagi perempuan dan anak dalam kehidupan sehari-hari.

Bapak Achmad Fahmi walikota kota sukabumi mengungkapkan bahwa kita juga dapat membuat perangkat-perangkat yang dapat mengantisipasi kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di kota Sukabumi. Sebagai salah satu usaha preventif pemerintah kota Sukabumi telah mendirikan sahabat Geulis sebagai gerakan literasi Sukabumi. Inilah yang kemudian diharapkan untuk dapat saling bersinergi mengantisipasi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak. (ed)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here