Desy Menyoroti Petugas Kesehatan dan Keamanan Haji Pada Rapat Kerja Dengan PPIH Arab Saudi

120
Desy Ratnasari bersama Menteri Agama, Ketua Komisi VIII dan Jajaran PPIH Arab Saudi

Fraksipan.com – Hj. Desy Ratnasari, M.Si.,M.Psi Anggota Tim Pengawasan Haji yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN melakukan rapat dengan Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang bertugas di daerah kerja (Daker) Mekkah. Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Agama RI dan Wakil Ketua DPR RI, dihadiri Dirjen Pengelolaan Haji Umroh, Amirul Hajj, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Anggota Komisi VIII, Komisi IX dan Komisi V DPR RI.

Dalam rapat tersebut, Desy Ratnasari menyarankan agar Daker Mekkah menambah petugas kesehatan khususnya perawat yang seimbang antara perawat laki-laki dan perempuan, sehingga bisa melayani jamaah dengan nyaman khususnya pasien perempuan. Selain itu, Desy juga meminta untuk menambah petugas keamanan baik itu dari unsur TNI dan POLRI pada penyelenggaraan haji tahun depan. Penambahan kuota petugas haji tersebut diharapkan dapat terwujud melalui komunikasi dan koordinasi antara Menteri Agama dengan Kementrian Haji Kerajaan Arab Saudi. Indonesia tahun ini mendapatkan tambahan kuota sebanyak 250 orang, untuk petugas haji.

Desy Raker Dengan PPIH

“Semoga di tahun mendatang mendapatkan kuota minimal 500 orang. Sehingga total kuota petugas menjadi 4000, tahun ini sebanyak 3500 petugas. Saya mendorong, agar Presiden Joko Widodo meningkatkan hubungan diplomasi dengan Arab Saudi pada level pemerintah, sehingga kuota Jamaah Haji bertambah dan seluruh fasilitas yang diberikan menjadi skala prioritas bagi Indonesia, mengingat Indonesia adalah negara kedua terbesar yang mengirimkan jamaah hajinya setelah Arab Saudi”, jelas Desy pada saat rapat kerja di Mekkah, Senin (28/08/2017).

Desy juga berharap agar PPIH bisa memberikan Informasi penting kepada Tenaga Musiman sebagai supporting power selama pelaksanaan haji, sehingga dapat membantu memberikan solusi praktis dan cepat kepada Jamaah Calon Haji (Calhaj) di lapangan maupun solusi yang berkelanjutan dengan bekerjasama dan merujuk Calhaj ke pihak Daker atau Petugas Haji lain yang memiliki otoritas lebih tinggi.

“Semoga Ibadah Haji berjalan lancar, aman dan nyaman bagi Calhaj Indonesia sampai kembali ke Tanah air”, tutup Desy. (ed)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here