Program Transmigrasi Dan Swasembada Pangan

474
Swasembada Pangan

Sesungguhnya program trasmigrasi yang sudah sangat lama dilaksanakan pemerintah Indonesia itu sangat membantu program kemandirian pangan yang diprogramkan oleh Pemerintah RI. Dalam program transmigrasi akan dibuka lahan baru untuk lahan pangan khususnya pekarangan dan lahan usaha satu. Artinya telah dilakukan ekstensifikasi luas lahan garapan. Selain itu program transmigrasi juga menyediakan tenaga kerja yang siap kerja untuk kegiatan usaha pertanian.

Melalui program transmigrasi juga telah dilakukan pemerataan pembangunan. Namun memang masih banyak kekurangan yang dijumpai dalam pelaksanaan program transmigrasi, dimana masih banyak yang bekerja pada sektor produksi bahan baku atau barang mentah, belum memproduksi barang sekunder atau hasil olahan yang bernilai tambah tinggi. Selain itu itu masih banyak kawasan pemukiman transmigrasi yang terisolir, sehingga akan sangat sulit untuk berkembang.

Kemandirian pangan nasional hanya bisa dicapai apabila ada kegiatan intensifikasi yang dibarengi dengan program ekstensifikasi atau membuka lahan pangan yang baru. Hal penting yang harus diperhatikan adalah masih banyak lahan usaha di kawasan pemukiman transmigrasi yang belum diusahakan secara intensif dan masih sangat banyak lahan usaha yang kosong dan diterlantarkan, artinya apabila lahan-lahan tersebut diusahakan maka akan dapat digunakan untuk program intensifikasi dan program ekstensifikasi pengembangan pangan. Disini diperlukan kerja sama antar kementrian, yaitu kementrian Desa dan Kementrian Pertanian serta Kementrian Pekerjaan umum, khususnya dalam rangka program kemandirian pangan nasional.

Oleh Suprapto, Tenaga Ahli Anggota DPR RI, Sukiman

LEAVE A REPLY