Rencana PPKM Level 3 Batal, Saleh Daulay Kritik Ketidakpastian Pemerintah

 Rencana PPKM Level 3 Batal, Saleh Daulay Kritik Ketidakpastian Pemerintah

Saleh Partaonan Daulay Ketua Fraksi PAN DPR RI

Fraksipan.com – Anggota Komisi IX DPR RI yang juga Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay mengkritisi ketidakpastian pemerintah membatalkan PPKM level 3 saat Natal dan tahun baru (Nataru) 2022. Menurut Saleh, rencana PPKM  dibatalkan pemerintah sebelum kebijakan itu diberlakukan.

Saleh menyebut bahwa pembatalan tersebut memicu sorotan publik lantaran aturan tersebut belum sempat berjalan tapi sudah dievaluasi dan diganti. “Kelihatan bahwa pemerintah belum melakukan kajian dari seluruh aspek sebelum menetapkan kebijakan tersebut,” kata Saleh melalui siaran pers.

Dia belum mengetahui detail alasan pemerintah membatalkan rencana PPKM Level 3. Menurutnya, pemerintah sedang berupaya membuat kebijakan yang seimbang di seluruh wilayah Indonesia. Apalagi tidak semua daerah memiliki kondisi yang sama. Terutama kini Indonesia jauh lebih siap menghadapi pandemi Covid-19 dibanding tahun lalu. Saleh menilai ini berdasarkan jangkauan vaksinasi Indonesia.

Ketua Fraksi PAN DPR RI menduga ada faktor yang menyebabkan pemerintah mengubah kebijakan untuk membatalkan PPKM level 3 secara nasional.

Pertama, kata Saleh, adanya penolakan dari sebagian anggota masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.  “Tidak hanya menolak, masyarakat juga memberikan kritikan dan saran atas kebijakan tersebut.” Ujarnya Selasa, 07/12/21.

Kedua, ada sebagian ahli dan akademisi yang memberikan pandangan dan menyatakan tidak setuju dengan PPKM Level 3 pada Nataru selaras dengan pernyataannya. 

“Penolakan dari sebagian anggota masyarakat. Penolakan ini banyak disampaikan terutama lewat media sosial. Tidak hanya menolak, masyarakat juga memberikan kritikan dan saran atas kebijakan tersebut. ada sebagian ahli dan akademisi yang juga memberikan pandangan yang menyatakan tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Pemerintah kelihatannya mendengarkan masukan ini,” ujarnya. 

“Katanya, saat ini masyarakat Indonesia mayoritas sudah divaksin, testing dan tracing masih dilaksanakan dengan baik, vaksin untuk lansia diprioritaskan, dan lain-lain. Dari sisi ini, Indonesia lebih siap dibandingkan Nataru tahun lalu.” ungkap Saleh. 

Ketiga, Saleh daulay mengatakan pemerintah ingin menjaga roda perekonomian sehingga tetap stabil dan berjalan semestinya. Selain itu, pemerintah memahami kondisi tiap daerah yang juga berbeda.

 “Pemerintah ingin menjaga agar roda perekonomian di tingkat bawah tetap berjalan dengan baik. Dengan memberikan kelonggaran, masyarakat tetap dapat bekerja seperti biasa. Itu artinya, kehidupan perekonomian tetap stabil dan berjalan sebagaimana mestinya. Ini mungkin dinilai penting karena saat ini usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat sudah mulai menggeliat,” tuturnya. 

Keempat, kata dia, pemerintah tentu menyadari bahwa kondisi antara daerah yang satu dengan yang lain berbeda.

“Pemerintah tentu menyadari bahwa kondisi antara daerah yang satu dengan yang lain berbeda. Karena itu, ada yang perlu diketatin sampai level 3, ada yang level 2, dan mungkin ada yang hanya pada level 1. Data dan peta persebaran virus Covid ini tentu sudah dimiliki pemerintah.” Sambung legislator PAN tersebut.

editor

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + sixteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.