Dian Istiqomah Terus Dukung Tiga Puluh Persen Keterwakilan Perempuan Di Parlemen

 Dian Istiqomah Terus Dukung Tiga Puluh Persen Keterwakilan Perempuan Di Parlemen

Dia Istiqomah Aggota DPR RI Fraksi PAN

Fraksipan.com – Anggota Komisi II DPR RI Dian Istiqomah meyakini bahwa DPR, khususnya Komisi II selalu mendukung dan terus mengawal tentang affirmative action terkait kuota tiga puluh persen keterlibatan perempuan di panggung parlemen. Ia berharap kedepannya semakin banyak perempuan yang mau terlibat aktif dalam kancah politik nasional.

“Insyaallah tidak perlu khawatir, kita semua disini, di Komisi II ini selalu menyuarakan tentang affirmative action ini. Bukan hanya saya, perempuan, namun juga bapak-bapaknya yang beliau-beliau ini luar biasa menyuarakan tentang keterwakilan perempuan. Dan kita terus lakukan sosialisasi, pendampingan ke daerah-daerah juga menyuarakan tiga puluh persen keterwakilan perempuan,” ujar Dian saat menerima audiensi dari Maju Perempuan Indonesia (MPI) di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022).

Dilanjutkannya, ia sangat bangga bahwa MPI yang notabene beranggotakan perempuan-perempuan hebat Indonesia dari berbagai bidang ini sengaja datang ke Komisi II DPR untuk menyuarakan tentang kuota 30 persen keterwakilan perempuan di dunia politik, termasuk di KPU (Komisi Pemiolihan umum) dan Bawaslu (Badan pengawas pemilu). Meskipun pada kenyataannya, saat pendaftaan calon KPU dan Bawaslu itu jumlah perempuan belum mampu mengisi kuota yang disediakan tersebut.

Sehingga ia berharap ke depan akan muncul keinginan yang besar dari perempuan-perempuan Indonesia untuk mau terlibat dan mengisi kuota keterwakilan perempuan yang telah disediakan di bidang politik tanah air tersebut.

“Ini sebenarnya tugas kita bu, tugas kita bersama. Agak berat sedikit mungkin, tapi tidak apa. Kita harus menyempatkan waktu untuk duduk bersama dengan perwakilan perempuan-perempuan. Memberikan contoh untuk mau dan berani mengisi kuota yang telah disediakan Negara, ikut terlibat dalam pengambilan keputusan. Sehingga diharapkan ke depan segala kebijakan yang diambil juga lebih berkeadilan gender, dan mampu merespon berbagai permasalahan yang dihadapi perempuan,” papar Politisi Fraksi PAN ini.[parlementaria]

editor

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.