PAN Usulkan Pemanggilan BPJS Kesehatan Terkait Dugaan Kebocoran Data

 PAN Usulkan Pemanggilan BPJS Kesehatan Terkait Dugaan Kebocoran Data

Saleh Partaonan Daulay Ketua Fraksi PAN DPR RI

Fraksipan.com – Anggota Komisi IX DPR RI yang juga Ketua Fraksi PAN Saleh P Daulay terkejut dengan kebocoran data pribadi penduduk Indonesia yang diduga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan. Sebab, menurut Saleh, BPJS Kesehatan selalu mengklaim sistem komputerisasi yang dimilikinya sangat aman.

“Jadi sebetulnya kami terkejut kok ada data yang mestinya itu dijaga kerahasiaannya oleh lembaga di BPJS ini jangan sampai bocor ke luar. Kenapa? Karena setau kami BPJS ini dalam paparannya ke Komisi IX sejak beberapa tahun terakhir mengatakan bahwa sistem komputerisasi yang mereka miliki adalah sistem komputerisasi yang sangat aman,” ujar Saleh kepada wartawan di kantor Sekretariat DPP PAN, Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/5/2021).

Sebagai informasi, Komisi IX DPR merupakan komisi yang mempunyai ruang lingkup tugas di bidang kesehatan dan kependudukan. Salah satu mitra Komisi IX DPR adalah BPJS Kesehatan.

Menurut Saleh, dengan klaim itu, seharusnya data BPJS Kesehatan terpelihara dengan benar. Dia pun memastikan, fraksinya akan mengusulkan pemanggilan BPJS Kesehatan terkait kebocoran data itu.

“Sehingga data yang ada di dalam itu mestinya terpelihara dengan benar. Nggak sampai bocor ke luar. Nah karena itu nanti kami akan mengusulkan bagaimana agar BPJS Kesejatan memberikan keterangan secara khusus kepada Komisi IX terkait kebocoran data,” ungkap dia.

“Apa saja yang ditanyakan? Pertama kita lihat data itu bocornya kenapa, itu perlu kita tanyakan. Kedua, apa dampak dari kebocoran itu terhadap pelayanan. Ketiga, apa bahayanya kebocoran itu bagi kita semua,” imbuh Saleh.

Saleh mengatakan, keterangan BPJS Kesehatan mengenai kebocoran data itu penting dilakukan. Sebab, hampir 210 juta penduduk Indonesia terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Jadi kalau semuanya bocor-bocor ke orang kan malah berbahaya. Jadi karena itu kita akan lihat bagaimana dampaknya,” ucapnya.

Lebih lanjut, politikus PAN itu mengatakan isu kebocoran data BPJS Kesehatan ini merupakan masalah yang serius. Saleh menegaskan akan mengupayakan pengusutan kebocoran data ini.

“Termasuk di antaranya ya kalau ujungnya bisa diaudit kenapa ada kebocoran itu. Ya kan kalau ini di sini bocor, kalau Mensos kemarin mengatakan data 25 juta salah kan itu serius itu. Apakah itu ada keterkaitan segala macem kan itu kita nggak tahu. Saya terus terang sampai hari ini saya bolak-balik mempertanyakan data yang ada di BPJS-TK itu. Itu belum clear juga menurut saya,” jelasnya.

“Apalagi yang terakhir itu tiba-tiba Mensos mengatakan ada 25 juta data yang tidak sesuai. Ya tadi kan berarti 25 juta tadi selama ini diberikan bantuan atau tidak. Bagaimana mengoreksinya? Kalau dari segi bantuan ditarik lagi itu kan ngga mungkin. Nah sedangkan sekarang katanya data lagi ditidurkan terus kapan dibangunkan lagi? Kan itu pertanyaannya,” lanjutnya.

editor

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five − four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.