WNA China Kembali Masuk Indonesia, Athari Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah

 WNA China Kembali Masuk Indonesia, Athari Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah

Athari Gauthi Ardi Anggota DPR RI Fraksi PAN

Fraksipan.com – Anggota DPR RI dari fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi kembali bereaksi keras terhadap WNA China yang kembali masuk ke Indonesia.

Sebelumnya ia sudah pernah mengkritisi kebijakan pemerintah yang melarang masyarakat mudik dan mengizinkan kedatangan WNA China ke Indonesia pada 4 mei 2021.

Saat itu athari meminta agar pemerintah komit dan tidak tembang pilih dalam menegakkan aturan tentang pelarangan mobilisasi orang ditengah pandemi Covid-19.

“ini kan aneh, mudik dilarang tapi warga asing masuk ke Indonesia.aturan harus berlaku untuk semuanya”. Kata Athari

Kemudian saat itu dia juga sudah meminta, agar pemerintah menutup sementara akses masuk orang asing ke Indonesia.

“Segera tutup seluruh arus keluar masuk di sektor perhubungan darat laut maupun udara. Baik domestik ataupun luar negeri. Jangan pilih kasih”. Ungkapnya dikutip dari harianhaluan.com Selasa (4/5/2021).

Namun, pada hari Sabtu 8 mei 2021, 166 orang WNA China kembali memasuki Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Dari catatan harianhaluan.com, ini adalah gelombang ketiga kedatangan WNA China ke Indonesia pada bulan mei 2021.

Sebelumnya, gelombang pertama kedatangan WNA China terjadi pada tanggal 4 mei 2021 dengan jumlah 85 orang. Gelombang kedua terjadi pada tanggal 6 mei 2021 sebanyak 46 orang. Disamping itu WNA asal India juga pernah berdatangan pada Rabu (21/4/2021).

Melihat hal tersebut, Athari sangat khawatir akan kesehatan masyarakat Indoneaia dari ancaman pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

“Saya kemarin sudah sangat apresiasi langkah pemerintah untuk melarang mudik. Sekarang saya khawatir jadi percuma usaha kita selama ini untuk menekan dan menahan penyebaran virus Covid-19”.

Lebih lanjut dia menyampaikan, bahwa kekhawatirannya itu sangat nyata, karena beberapa dari WNA yang masuk Indonesia, tercatat Positif Covid-19.

“Pemerintah jangan main-main dengan peraturan pelarangan mobilisasi orang saat pandemi ini. ini sangat beresiko, nyatanya dari sejumlah WNA yang masuk beberapa waktu lalu dinyatakan Positif Covid-19”. kata Athari

Melihat hal tersebut, Athari kembali meminta dengan tegas agar pemerintah komit dengan peraturan yang sudah ada, pertimbangkan resiko kebijakan dan fokus bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Coba dilihat, apakah WNA yang masuk ini membawa risiko yang kecil terhadap penyebaran virus Covid-19 dibanding dengan mudik? Saya rasa dua hal ini sama saja, sama-sama besar risikonya. Saya harap pemerintah segera menutup jalur transportasi baik domestik ataupun luar negri. Ungkap Athari dalam keterangannya Sabtu, (8/5/2021).

editor

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 7 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.