Saleh Daulay Sayangkan Menag yang Sengaja Lempar Isu Cadar-Celana Cingkrang

 Saleh Daulay Sayangkan Menag yang Sengaja Lempar Isu Cadar-Celana Cingkrang

Fraksipan.com – PAN menyayangkan pernyataan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi yang sengaja melempar isu larangan cadar-celana cingkrang untuk menjadi gaung bagi masyarakat. PAN menilai Fachrul sebagai pejabat publik seharusnya tidak membuat pernyataan kontroversial yang menimbulkan kegaduhan.

“Pernyataan Menteri Agama itu tentu sangat disayangkan. Pasalnya, pejabat publik semestinya berupaya dan bekerja keras untuk menciptakan suasana teduh dan nyaman di tengah-tengah masyarakat. Bukan malah sebaliknya, sengaja melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang menimbulkan kegaduhan dan ketidakteduhan,” kata Wakil Ketua F-PAN DPR Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Rabu (6/11/2019).

Saleh menilai Fachrul kurang kerjaan jika memang sengaja melontarkan isu soal cadar dan celana cingkrang itu. Menurutnya, ada banyak urusan penting di Kemenag yang perlu perhatian dan penanganan serius, seperti urusan haji hingga kerukunan umat beragama.

“Semestinya, seorang menteri lebih banyak bekerja daripada bicara. Dia harus membuktikan ada inovasi baru dalam menata Kementerian Agama. Di samping itu, pemberdayaan seluruh perangkat ASN Kemenag perlu ditingkatkan untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Saleh.

“Kementerian Agama ini termasuk kementerian besar. Karena tidak termasuk dalam ranah otonomi daerah, seluruh perangkat yang ada di kabupaten/kota dan provinsi bertanggung jawab ke Menteri. Tentu tidak mudah mengonsolidasikan dan memberdayakannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Saleh mengatakan isu yang disampaikan Fachrul tidak berdampak positif di masyarakat. Ia khawatir jika hanya sibuk membuat isu kontroversial, tugas-tugas Fachrul sebagai Menag justru akan tertinggl.

“Kalau sibuk dengan bikin isu kontroversial, dikhawatirkan akan tertinggal tugas pokok yang diamanahkan. Lagian, rasanya wacana dan narasi yang disampaikan tidak akan berimbas positif, bahkan sebaliknya, ada sekelompok masyarakat tertentu yang merasa dirugikan dan merasa tidak nyaman,” tutur Saleh.

Sebelumnya, Menag Fachrul Razi mengatakan pernyataannya terkait cadar dan celana cingkrang yang akhirnya menjadi polemik di publik disampaikan agar menjadi gaung sebelum peraturan dikeluarkan ataupun agar masyarakat ingat peraturan-peraturan yang ada. Dia kemudian mengaitkan hak tersebut dengan peraturan berpakaian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di instansi pemerintah.

“Semua PNS kembali kepada aturan menggunakan sesuai dengan aturan PNS misalnya. Teman-teman langsung bisa membaca, oh gaungnya sebelumnya sudah digaungkan. Mungkin juga berkaitan dengan celana gantung atau kaitan dengan nikab apa cadar dan sebagainya sehingga gaungnya sudah duluan kita buat sehingga pada saat muncul aturan mudah-mudahan orang tak berkejut lagi,” kata Fachrul di The Sultan Hotel & Residence, Jalan Gatot Subroto, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (5/11).

Fachrul menekankan pernyataan-pernyataan kontroversial itu dibuatnya untuk sebagai pengingat awal. Dia meminta maaf bila pernyataannya memicu kontroversi. Demikian juga pernyataan soal radikalisme yang mengusung paham khilafah.
(azr/zap)

sumber: detik.com

mediafraksipan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + fifteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.